Hari ini Usai sudah Penderitaan yang harus Dialami Antasari Azhar

Hari ini Usai sudah Penderitaan yang harus Dialami Antasari Azhar

 

Genap 7 tahun 6 bulan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendiami Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten. Negara mengkorting masa hukuman 18 tahun penjara Antasari sebagai hak-hak warga binaan atau narapidana. Dia divonis bersalah atas tewasnya Nasrudin Zulkarnaen, Direktur Putra Rajawali Banjaran, yang ditembak dan tewas pada 15 Maret 2009.

Hari ini, Kamis (10/10/2016), adalah hari bahagia Antasari. Mantan jaksa ini kembali berkumpul bersama keluarganya. Meski masih berstatus bebas bersyarat, tapi hari ini adalah puncak penantian panjang selama berada di balik jeruji besi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik bebasnya mantan ketua KPK, Antasari Azhar. Mantan jaksa itu menghirup udara bebas usai mendapat pembebasan bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I‎ Tangerang, Banten.

 

Antasari Azhar

foto http://Nasional – Kompas.com Antasari Azhar

“Kami ucapkan selamat kepada Pak Antasari sudah jalani masa hukuman dan sekarang sudah bebas. Selamat berkumpul lagi dengan keluarga,” ucap Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Antasari berupaya memendam cerita lama yang menjebloskannya ke bui. Namun, dia juga berusaha untuk tabah ketika beberapa orang mengajaknya kembali mengingat kasus Nasruddin.

“Saya sudah declare, saya ikhlaskan. Saya tidak dendam. Marah saya, kecewa saya, akan saya tinggalkan di sini. Saya pulang dengan menatap hari depan dengan keluarga,” kata Antasari.

Pulang ke rumah, bukan berarti perjuangan mencari keadilan tuntas sampai di situ. Saat ini dia tengah menunggu grasi atau pengampunan dari Presiden Joko Widodo. “Sekarang prosesnya masih di Mahkamah Agung untuk memberi pertimbangan ke Presiden,” ujar suami dari Ida Laksmiwati.

Grasi juga adalah jalan Antasari untuk membersihkan namanya. Dia bersikukuh tidak terlibat dalam perencanaan pembunuhan Nasruddin.

Antasari sedikit mengisahkan mengenai jabatan yang pernah dia emban dulu, Ketua KPK periode 2007-2009, menggantikan Taufiequrachman Ruki. Dia sudah mengukur tingkat bahaya yang akan dia hadapi.

Undang-undang KPK jelas menyebutkan ranah korupsi yang diusut lembaga antirasuah ini, penyelenggara negara meliputi pejabat negara dan penegak hukum. Tentunya tidak mudah menghadapai penjahat kerah putih itu.

Bukan berarti upaya pemberantasan korupsi tidak ada perlawanan. Mereka akan mengerahkan segala upaya agar upaya penegakan hukum terhambat.

“Nah, bisa dibayangin ketika pejabat negara tersentuh, penegak hukum tersentuh, apa yang terjadi? Serangan balik itu pasti terjadi. Di situ risikonya,” kata Antasari.

 

Antasari Azhar

foto http://kabarindiependen.com Antasari Azhar

Rencananya pembebasan Antasari tidak hanya disambut keluarganya. Namun juga keluarga Nasruddin Zulkarnaen.

“Nanti dari sini menuju ke rumah. Sampai di sana potong tumpeng, syukuran, kita makan siang bersama dan tidak ada undangan khusus dari saya,” ujar Antasari.

Ada hal istimewa saat hari kebebasan Antasari yang telah menjalani dua pertiga masa hukuman plus remisi. Yaitu selain acara perpisahan dari para penghuni lapas, adik kandung foto Nasrudin Zulkarnaen yaitu Andi Syamsudin direncanakan datang menjemput.

Pria kelahiran Pangkalpinang, Bangka Belitung, itu memang mengaku memiliki hubungan yang baik dengan keluarga korban Nasrudin Zulkarnaen. Hubungan baik tersebut sebenarnya sudah mulai terjalin sejak sidang putusan kasusnya pada 2010.

Bahkan, ketika Antasari sudah mendekam enam bulan menghuni Lapas Klas I Tangerang, Andi Syamsudin kembali menjenguk.

“Saat itu dia juga mengungkapkan ‘saya tidak yakin bapak pelakunya,’ dia juga yakin ada aktor di balik kematian kakaknya. Cuma enggak saya tanya lagi,” tutur Antasari yang divonis 18 tahun penjara dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

 

Saat pertemuan itu juga, Andi Syamsudin mengaku curiga ada orang besar di balik kematian kakaknya itu. Namun siapa, Antasari mengaku tidak ingin mengorek lebih jauh lagi.

Allah SWT Tidak pernah tidur, Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar, Allah sajalah Yang Maha Tahu siapa yang sebetulnya “benar” dan siapa yang sebetulnya “salah” dalam kasus ini, kalaulah tidak selesai secara adil suatu perkara di dunia ini, itu bukan akhir dari suatu perkara, masih ada pengadilan akhirat kelak, itulah pengadilan sebenar-benarnya, dimana mulut terkunci, akan tetapi ; kulit, kaki, tangan, kita akan bicara kepada Yang Maha Kuasa dan bercerita tentang apakah gerangan yang tengah dilakukan selama kehidupan di dunia, nah saat itulah kebenaran yang hakiki benar-benar terungkap, dan saat itu manusia masih dipersilakan untuk mendapatkan keadilan terhadap perkaranya masing-masing, serta mengajukan tuntutan pada saudaranya yang telah menyakitinya saat di dunia terdahulu.

 

sumber artikel :

  • http://news.liputan6.com/read/2649041/sudah-bebas-antasari-azhar-diundang-datang-ke-kpk-jumat-besok?medium=Headline&campaign=Headline_click_8
  • http://news.liputan6.com/read/2647846/antasari-azhar-serangan-balik-itu-pasti-terjadi
  • http://news.liputan6.com/read/2643534/antasari-azhar-keluar-penjara-saya-tinggalkan-dendam-dan-marah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
WA +965.65.8363.99 navisdaftar FREEMEMBER