Mendung di Kuwait tak Semendung Hatimu

Mendung di Kuwait tak Semendung Hatimu

 

 

Mendung di awal musim dingin tahun ini tidak semendung tahun – tahun sebelumnya. Tidak hanya mendung, namun hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Kuwait sudah menyebabkan tergenangnya air di beberapa titik, bahkan banjir bandang juga terjadi di beberapa wilayah, serta beberapa ruas jalan utama di Kuwait. Ini mushibah,,,,begitu biasa orang – orang arab disini mengatakan hehe.

Cuaca di Kuwait lagi mendung

Cuaca di Kuwait lagi mendung

Di Kuwait juga sedang maraknya pembangunan. Mulai dari pembangunan jalan fly over, bandara, perkantoran sampai dengan klinik serta rumah sakit – rumah sakit.

Mendung juga lagi melanda hati sebagian perawat yang tadinya dipekerjakan di bagian ambulance atau EMS (Emergency Medical Services) Kuwait, karena akhir – akhir ini sudah sekitar 180 orang perawat ambulance dipindah-tugaskan di rumah sakit – rumah sakit yang baru ekspansi tsb. Bagaimana tidak, dengan telah dibangunnya rumah sakit – rumah sakit, baik perluasan maupun pembangunan rumah sakit baru, pasti memerlukan staf – staf baru yang jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena perihal tersebut, Ministry of Health Kuwait mengambil langkah pertama dengan memindah-tugaskan perawat – perawat yang tersedia yang tadinya dipekerjakan di ambulance menjadi bekerja di rumah sakit atau klinik.

Namun demikian, kabar banyaknya pembangunan klinik dan rumah sakit di berbagai wilayah di Kuwait, hendaknya menjadikan kabar baik atau angin segar bagi teman – teman perawat di Indonesia yang berminat untuk bekerja di Kuwait.

Cepat atau lambat pasti Kuwait akan merekrut staf – staf baru untuk dipekerjakan di klinik – kinik dan beberapa rumah sakit yang telah dibangun.
Bagi teman – teman perawat yang masih di Indonesia, bulatkan niat. Insya Allah dengan niat yang sungguh – sungguh, jika rejekinya di Kuwait pasti akan sampai di Kuwait baik cepat atau lambat.
Banyak do’a, semoga Ministry of Health Kuwait akan merekrut kembali perawat dari Indonesia. PPNI DPLN Kuwait pasti akan menyambut dengan senang hati kedatangan teman – teman semua.

Video Testimoni Perawat di Kuwait

Pagi yang Cerah, Sarapan sambil Lihat Forex

Pagi yang Cerah, Sarapan sambil Lihat Forex

Alhamdulillah pagi ini di Kuwait cerah banget, setelah beberapa hari di guyur hujan. Meskipun masih ada genangan air di beberapa titik, akibat kurangnya resapan di negara yang notabene wilayah gurun pasir yang kurang bisa menyerap air.

Pantau Forex ditemanin jagung manis

Pantau Forex ditemanin jagung manis

Memasuki bulan November, di Kuwait adalah awal – awal musim dingin. Kalau kita mendengar negara Kuwait atau berfikir tentang wilayah Timur Tengah, biasanya yang terlintas oleh orang kita di Indonesia adalah wilayah gurun pasir yang tandus dan panas. Jarang orang berfikir ternyata di wilayah tersebut ada 2 musim, yaitu musim panas dan musim dingin. Musim panas terjadi dari bulan April – September, sedangkan musim dingin terjadi mulai bulan Oktober – Maret setiap tahunnya, begitu seterusnya. Nah bulan ini kita memasuki bulan ke-2 musim dingin di tahun ini.

lagi serius mantengin laptop

lagi serius mantengin laptop

Di pagi yang lumayan dingin hari ini, sangat cocok sekali kita menyantap menu sarapan jagung rebus, ditemani segelas teh hangat manis. Serta tidak lupa memantau layar monitor laptop hehe,,,, Sebenarnya ini hanya sebagai hiburan dan melatih keterampilan kita buat menganalisa pergerakan pasar saham maupun forex. Karena kemiripan baik signal, grafik dan polanya, maka saya gabungkan aja gimana cara kita menganalisa saham maupun forex. Dalam pandangan saya, saham itu kaya mata uang perusahaan, sedangkan forex juga mirip – mirip kaya sahamnya suatu negara aja. Jadi untuk belajar analisa teknikal maupun fundamental baik saham maupun forex buat saya serupa tapi tak sama hehe.

Selamat menyantap hidangan buat sarapan pagi buat masyarakat di Kuwait dan sekitarnya. Dan selamat menikmati musim dingin yang selalu dinanti-nantikan kedatangannya di wilayah Timur Tengah ini.

 

Video Hujan di Kuwait

 

Telekonferensi dan Deklarasi Relawan Jokowi di Kuwait

Telekonferensi dan Deklarasi Relawan Jokowi di Kuwait

 

Alhamdulillah dukungan kepada paslon Jokowi – Ma’ruf Amin dari WNI yang tinggal di Kuwait lumayan banyak, maka kami berinisiatif untuk melaksanakan deklarasi dan telekonferensi dengan TKN di Jakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari beberapa agenda Rejo Kuwait selama masa kampanye.

Perwakilan Rejo dari seluruh Kuwait

Perwakilan Rejo dari seluruh Kuwait

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hall Roomy Suit Hotel Hawally – Kuwait pada hari Jum’at, 26 Oktober 2018. Mengingat keterbatasan daya tampung ruangan, maka acara ini hanya mengundang perwakilan – perwakilan Rejo dari seluruh wilayah Kuwait.

Trisna - Navis - Agung Rejo Kuwait

Trisna – Navis – Agung
Rejo Kuwait

Acaranya terbilang sangat sukses, meriah serta khidmat sekali dikarenakan motivasi – motivasi yang diberikan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin, seperti : Hasto Kristiyanto, Ahmad Rafiq, serta Eriko Sutadurga melalui video telekonferensi Jakarta – Kuwait.

Hasto Kristiyanto, Ahmad Rafiq, Eriko Sutadurga TKN Jokowi - Ma'ruf Amin

Hasto Kristiyanto, Ahmad Rafiq, Eriko Sutadurga
TKN Jokowi – Ma’ruf Amin

Disambung dengan orasi dari perwakilan Kuwait, diantaranya dari : Ir. Nailul Marom, Syahran Ruslan, Ir. Bogi Haryo Nugroho, Sholehudin dkk. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan aksi stand up comedy, tari Kecak dan Dangdut Projo Kuwait.

Sesi Foto bersama Rejo Kuwait

Sesi Foto bersama
Rejo Kuwait

Bagi relawan yang belum dapat undangan di acara kemarin, Yuk kita tunggu acara – acara berikutnya hingga selesai masa kampanye. Masih banyak agenda – agenda selanjutnya menanti, siap – siap aja kita undang, dan pastikan Hadir, kita meriahkan pesta rakyat 5 tahunan pemilu kali ini. Untuk kemenangan Jokowi 1 kali lagi. Dan untuk kemajuan bangsa dan negara kita tercinta Indonesia Jaya.

 

Penampakan iphone 7 plus Hello Kitty

Sejak pertama kali produk apple muncul, orang – orang langsung memburu dan menggandrungi gadgets yang satu ini hingga sekarang. Meskipun di awal – awal pembuatannya pernah ada kerja sama dengan samsung, namun produk ini tetap dirasa nomor 1 oleh kalangan masyarakat. Hal itu disebabkan oleh ketangguhan produk ini selain juga design-nya yang selalu up to date.

Khusus yang keluaran seri 6 dan 7, penampakan luarnya sepintas sama, jika kita tidak teliti mengamatinya. Terutama jika tertutup oleh back cover pasti sulit dibedakan. Namun sebenarnya kalau kita amati dengan seksama seri 6 dan 7, pembedanya adalah di kamera belakang.

Berikut tampak belakang iphone 7 plus.

iphone 7 plus

iphone 7 plus

Jika dilihat dari depan seperti ini :

Warna pink biasanya disukai oleh kaum hawa, apalagi hello kitty udah pasti disukai dong…

Di Kuwait jika teman – teman ingin mencari hp bekas, pertama disarankan untuk beli di eureka Farwaniya. Kenapa begitu, karena di situ dijual alat – alat elektronik bekas display eureka dari seluruh Kuwait.

Pasti dapat barang bagus dech. Karena barang tersebut masih mulus kaya baru. Beda dengan kalau kita beli di luar, pasti banyak yang sudah banyak scratch di sana – sini.

Kalau dari penampakan luar sich barang – barang elektronik bekas yang dijual di eureka sangat tidak mengecewakan. Namun teman – teman juga harus mempertimbangkan dengan hardware kan ada umurnya tuh setelah sekian lama di pampang di display.

Nah setelah hunting di eureka misalnya belum nemu hp yang diinginkan, teman – teman bisa juga jalan dikit masih dalam area pertokoan Farwaniya, yaitu di sepanjang jalan deket kantor Pemadam Kebakaran, disitu banyak juga konter – konter yang menjual hp bekas, terutama merek samsung dan iphone.

Selain di Farwaniya, tempat alternative berikutnya adalah di sepanjang jalan ibnu khaldun Hawalli. Apalagi kalau mau cari casing hp banyak sekali, terutama di blok yang deket grandhypermarket. Silakan turun tangga ke bawah di area pertokoan hp tersebut, disitu ada beberapa konter yang memang agen jualan casing hp, dijamin puas dech, karena banyak sekali pilihannya.

Pentingnya Didahulukan imtak sebelum iptek

TRAGEDI GURU BUDI…

Tak pernah siapapun menduga Kamis kemarin, 1 Februari 2018, hari terakhir guru muda Ahmad Budi Cahyono terakhir mengajar. Berhenti untuk mengajar selama-lamanya. Berpulang ia meninggalkan duka. Pagi ini air mata masih basah di Sampang, Madura.

Guru honorer mata pelajaran seni rupa di SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Madura itu masih sangatlah muda. Masih harum berbunga pula kehidupannya, belum lama usia pernikahannya. Empat bulan buah cinta dalam kandungan istrinya.

Guru Budi mengajar seperti biasa. Meski gaji pas-pasan saja, ia terus mengabdikan dirinya. Bakti dan imbalan kadang tak sejalan, tapi ikhlas ia lakukan berharap suatu hari ia tak lagi jadi guru honorer, semua harapan untuk menafkahi keluarga barunya.

Kamis kemarin, ia mengajar di kelas XI. Pelajaran menggambar tengah dilakukan. HI, siswa itu tak peduli, ia terus mengganggu teman-temannya, bahkan kemudian bisa tidur seenaknya dalam kelas. Guru tak lagi dihargai.

Guru Budi menegur, pipi si siswa dicoret cat air, bukannya sadar. HI merangsek Guru Budi, memukuli kepala gurunya sendiri. Pengganti orang tuanya itu tak lagi dihormati. Terus ia pukuli jika teman-temannya tak melerai.

Tak sampai di situ, pulang sekolah murid durjana itu menunggu Guru Budi dan kembali menganiaya.

Setiba di rumah, Guru Budi merasakan sakit kepalanya, makin menjadi. Tak sadarkan diri kemudian. Keluarga membawanya ke RS Dr Sutomo, Surabaya. Semalam, sekitar pukul 21.40, Guru Budi berpulang. Diagnosis dokter mati batang otak.

Guru Budi berpulang dipukuli muridnya sendiri. Tragedi yang tak seharusnya terjadi. Hormat murid kepada guru tak seperti dulu. Sungkan siswa kepada guru tak lagi banyak ditiru. Negeri nanti seperti tak berjiwa lagi. Guru Budi meninggal karena matinya budi pekerti generasi.

Shinta, istri Guru Budi berduka tak terkira. Anak yang baru empat bulan dikandungnya, lahir nanti tak ditunggui ayahnya. Yatim si anak pada kelahirannya.

Shinta akan mengisahkan tentang Guru Budi, guru honorer di daerah terpencil yang meninggal dianiaya muridnya sendiri, kepada anaknya.

Kabar yang tak muncul sebanyak berita lainnya di media massa. Padahal inilah nilai dasar, ketika murid mulai tak menghargai gurunya, ketika siswa bisa memukuli guru semaunya.

“Guru Budi itu ayahmu, Nak,” kata Shinta bertahun kemudian di hadapan pusara bertuliskan Ahmad Budi Cahyono. Tangis terpendam. Masa meredam. Luka mendalam. Terdiam.

Foto: Dok. Media Madura

Dari berbagai sumber

الفاتحة…..